MAKALAH
APLIKASI KOMPUTER DAN IT
TENTANG
USG ( ULTRA SONOGRAFI )
Ketua : Yunian Sari
Anggota : Andini Maulidya
Anggika Indah Permatasari
Serly
Anjelina
Listiana Dia Ayu Sholihah
Hemmy
Setya Jati
Palagia Theysa Susi
Desiani Puteri Darwanti
Eka
Putri Ayu
Katarina Devi
Notin
Lolita
Ria
Abdah Sari
Kelas : B.13.2
PRODI D.IV BIDAN PENDIDIK
FAKULTAS ILMU KESEHATAN
UNIVERSITAS RESPATI YOGYAKARTA
TAHUN 2016/2017
KATA PENGANTAR
Puji
syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, atas berkat rahmat,
karunia serta hidayah-Nya penulis dapat menyelesaikan makalah tentang penerapan
aplikasi IT dalam ilmu kebidanan ini dengan baik, meskipun masih banyak
kekurangan didalam makalah ini. Dan juga kami berterima kasih kepada bapak
Zaidir S.T selaku dosen pengampu mata kuliah IT khususnya penerapan aplikasi IT
dalam dunia kebidanan yang telah memberikan tugas ini kepada kami.
Kami
sangat berharap makalah ini dapat berguna dalam rangka menambah wawasan serta
pengetahuan kita terhadap aplikasi-aplikasi yang ada fidunia kebidanan. Kami
juga menyadari sepenuhnya bahwa di dalam makalah ini terdapat kekurangan dan
jauh dari kata sempurna. Oleh sebab itu, Kami berharap adanya kritik, saran dan
usulan yang membangun guna memperbaiki makalah yang akan kami buat di masa
mendatang.
Semoga
makalah sederhana ini dapat dipahami bagi para pelajar. Dan juga semoga makalah
ini dapat bermanfaat untuk kedepannya bagi kita semua. Sebelumnya kami mohon
maaf sebesar-besarnya jika ada keselahan dalam penyusunan kata. Tak ada yang
yang sempurna di dunia ini terkecuali sang Maha Pencipta.
Yogyakarta,
19 Februari 2017
BAB I
PENDAHULUAN
1.
Latar
Belakang
Perkembangan
teknologi telah merubah bagaimana cara kita hidup dan bekerja. Perkembangan
teknologi informasi dunia yang begitu pesat sekarang ini telah merambah ke
berbagai sektor. Seiring dengan perkembangan teknologi yang sangat pesat, kita
juga dituntut untuk dapat memanfaatkan perkembangan teknologi tersebut. Salah
satu cara memanfaatkan perkembangan teknologi informasi adalah penggunaan
komputer di berbagai bidang kehidupan.
Manfaat
komputer sangat banyak dan beraneka ragam. Pemanfaatan komputer secara bijak
akan sangat membantu pada bidang pekerjaan tersebut. Manfaat penggunaan
komputer tidak hanya dirasakan oleh para penggunanya tetapi juga akan dirasakan
oleh organisasi atau perusahaan di tempat orang tersebut bekerja. Begitu banyak
dampak yang ditimbulkan dengan adanya perkembangan teknologi informasi yang
begitu pesat.
Pada
kesempatan ini, saya akan membahas mengenai peranan dan manfaat penggunaan
komputer khususnya di bidang kesehatan. Akan sangat disayangkan jika
perkembangan teknologi informasi dalam dunia medis tidak ditingkatkan, karena
secara otomatis dunia medis akan jauh tertinggal dengan bidang-bidang lainnya,
dimana dijaman sekarang ini setiap bidang menggunakan komputer untuk membantu
mereka beradaptasi dengan teknologi yang semakin berkembang.
Saat
ini perkembangan dunia teknologi sangat berkembang pesat terutama dalam dunia
IT (Informatic Technology). Perkembangan dunia IT berimbas pada perkembangan
berbagai macam aspek kehidupan manusia. Salah satu aspek yang terkena efek
perkembangan dunia IT adalah kesehatan. Dewasa ini dunia kesehatan modern telah
memanfaatkan perkembengan teknologi untuk meningkatkan efisiensi serta
efektivitas di dunia kesehatan. Perubahan yang revolusioner dalam dunia
kesehatan ini disebabkan dari penggabungan teknologi dalam bidang kesehatan
yang bisa menimbulkan berbagai macam inovasi dalam teknik pemeriksaan dan
pengobatan yang belum pernah kita lihat sebelumnya. Dalam bidang
kebidanan kita biasanya menemui ketika hamil, biasanya calon ibu akan lebih
rajin kontrol untuk melihat perkembangan janin. Salah satu cara medis untuk
melihat kondisi janin yaitu USG dan Doppler. Sejauh apa manfaat USG dan
Doppler?
Ultrasonografi
dikembangkan dari teknologi SONAR yang mulai digunakan pada Perang Dunia II
untuk navigasi laut. Pada 1950-an, para ilmuwan mulai memanfaatkan teknologi
itu untuk pemindaian tubuh manusia, dengan gambar-gambar awal tampak seperti
rekaman seismograf (pencatat gempa bumi) yaitu berupa garis-garis. Pada
1970-an, pencitraan pertama yang menampilkan penampang anatomi manusia mulai
dihasilkan. Berkat kemajuan komputer, kini USG dapat memberikan gambar visual
yang dinamis dan rinci mengenai tubuh manusia. Sebagian mesin USG bahkan bisa
menampilkan gambar berwarna. USG berperan sangat penting dalam perkembangan
medis. Seiring kemajuan zaman, perkembangan USG juga makin canggih.
Dulu
pergerakan janin yang terlihat di monitor masih dalam bentuk gerakan
patah-patah. Tapi sekarang dengan resolusi yang lebih detail akan tampak
gerakan janin yang lebih halus (smooth), fluently, dan setiap slice (lapis)
bisa dilihat lebih jelas sehingga fungsi medisnya juga lebih baik. Bagi dokter,
kemajuan teknologi USG dapat menajamkan akurasi pemeriksaan.
Sedangkan
untuk fetal dopler sendiri diciptakan pada tahun 1958 oleh Dr Edward
H.Hon, yakni sebuah Doppler monitor janin atau Doppler monitor
denyut jantung janin dengan transduser genggam ultrasound yang digunakan untuk
mendeteksi detak jantung dari janin. Edward menggunakan Efek Doppler untuk
memberikan stimulasi terdengar dari detak jantung. Untuk perkembangan
selanjutnya, alat ini menampilkan denyut jantung janin per menit.
Penggunaan alat ini dikenal sebagai auskultasi doppler.
Pemeriksaan
DJJ dilakukan sebagai acuan untuk mengetahui kesehatan ibu dan perkembangan
janin khususnya denyut jantung janin dalam rahim. Detak jantung janin normal
permenit yaitu : 120-60x / menit Pemeriksaan denyut jantung janin harus
dilakukan pada ibu hamil. Denyut jantung janin baru dapat didengar pada usia
kehamilan 16 minggu / 4 bulan.
2.
Tujuan
1. Agar mahasiswa dapat mengetahui
peranan tekhnologi dan computer di bidang kesehatan
2. Mahasiswa dapat mengetahui macam –
macam dari alat tekhnologi di kebidanan
3. Agar mahasiswa dapat mengetahui
peranan IT teknologi dan computer dalam penggunaan USG (Ultra Sonografi)
4. Mahasiswa mampu mengetahui system
informasi manajemen dalam Rumah Sakit
5. Mahasiswa kebidanan mampu berperan
dalam pemanfaattan dari teknologi tersebut.
3.
Rumusan
Masalah
1.
Apa
saja Peranan IT dalam Bidang Kesehatan Khususnya Kebidanan?
2.
Apakah
Macam – macam alat yang digunakan kebidanan ?
3.
Bagaimana Peranan IT teknologi dan computer dalam USG (
Ultra Sonografi)?
4.
Apa Peran Bidan dalam Pemanfaatan Ilmu Teknologi
(IT) dan Komputer?
BAB
II
PEMBAHASAN
1.
Peranan
IT dalam Bidang Kesehatan Khususnya Kebidanan
Peranan komputer dalam bidang
kesehatan sangat banyak dan penting. Sebagai contoh dalam bidang kesehatan
peranan – peranan tersebut antara lain :
-
Bidang administrasi
Dengan
adanya komputer di dalam dunia administrasi sangat membantu di dalam
penyimpanan, pengelompokan, dan pengolahan data. Tanpa komputer, akan sangat
sulit sekali untuk memeriksa banyaknya data – data pasien, stok obat, dan data
– data lainnya yang dimiliki oleh rumah sakit. Namun dengan adanya komputer,
memeriksa data – data pasien, stok obat dan juga data keuangan rumah sakit akan
mudah dan praktis untuk dilakukan. Dengan adanya penggunaan komputer dan sistem
– sistem yang canggih di dalamnya sangat mempermudah jalannya suatu sistem di
rumah sakit tersebut.
-
Bidang farmasi
Dalam
bidang obat – obatan komputer juga berperan sangat penting dalam farmasi,
misalnya untuk merecord resep dan dosis, serta menyimpan data harga obat –
obatan tersebut. Selain itu, dengan adanya komputer dalam bidang farmasi juga
membantu untuk mengelompokkan macam-macam obat berdasarkan kegunaannya,
misalnya Panadol, Feminax, Ponstan adalah obat penahan rasa sakit.
-
Mendiagnosa suatu penyakit
Dengan
adanya komputer DNA yang sudah di rancang khusus di dalam bidang kesehatan
mendiagnosa suatu penyakit bukan hal yang sulit lagi, karena dengan menggunakan
komputer akan lebih cepat, mudah dan akurat untuk mengetahui nama dan jenis
suatu penyakit.
-
Memonitoring status pasien
Pasien
yang sudah pernah datang atau baru pertama kali berobat akan dengan mudah
dilacak. Data – data personal pasien juga dengan mudah dilihat. Selain itu,
dokter ataupun perawat dapat melihat rekaman hasil periksa, keluhan dan riwayat
penyakit sebelumnya yang pernah diderita oleh si pasien, tanggal kedatangan
pasien terakhir kali berobat, record resep yang pernah diberikan, dan masih
banyak lagi.
-
Penelitian
Penelitian
ilmiah yang sering dilakukan dalam bidang kesehatan sangatlah bergantung pada
penggunaan komputer. Penggunaan komputer dapat memaksimalkan hasil penelitian,
karena dengan adanya komputer penelitian itu dapat di telusuri lebih dalam dan
lebih detail. Misalnya penelitian untuk mendeteksi bakteri atau virus baru,
pendeteksian DNA, dan lain sebagainya.
-
Melihat dan menganalisa organ –
organ tubuh bagian dalam manusia
Untuk
dapat melihat organ tubuh bagian dalam manusia telah ditemukan begitu banyak
alat canggih, namun hampir seluruh alat tersebut masih bergantung pada
perangkat komputer sebagai sarana untuk penyaluran data ataupun gambarnya. Oleh
karenanya, komputer memiliki peranan yang vital juga dalam melihat dan
menganalisa organ – organ tubuh manusia tersebut.
2.
Macam – Macam Alat yang Digunakan
dalam Kebidanan
Ilmu teknologi yang canggih tercipta dan di kembangkan
pastinya karena memeiliki tujuan dan fungsi-fungsi tertentu. Begitu pula dengan
komputer sebagai alat dari teknologi yang canggih. Sebagai alat canggih yang
memiliki banyak fungsi, komputer pun ikut berperan di dalam dunia kesehatan
khususnya pada alat-alat medis seperti Doppler, Inkubator, dan USG (Ultra
Sonografi).
3.
Peranan IT dalam USG, Doppler
a. Pengertian Gelombang Ultrasonik
Ultrasonik
adalah suara atau getaran dengan frekuensi yang terlalu tinggi untuk bias
didengar oleh telinga manusia, yaitu kira-kira di atas 20 kiloHertz. Hanya
beberapa hewan, seperti lumba-lumba menggunakannya untuk komunikasi,sedangkan
kelelawar menggunakan gelombang ultrasonik untuk navigasi. Dalam hal ini,
gelombang ultrasonik merupakan gelombang ultra (diatas) frekuensi gelombang
suara(sonik). Gelombang ultrasonik dapat merambat dalam medium padat, cair dan
gas. Reflektivitas dari gelombang ultrasonik ini di permukaan cairan hampir
sama dengan permukaan padat, tapi pada tekstil dan busa, maka jenis gelombang
ini akan diserap. Frekuensi yang diasosiasikan dengan gelombang ultrasonik pada
aplikasi elektronik dihasilkan oleh getaran elastis dari sebuah kristal kuarsa
yang diinduksikan oleh resonans dengan suatu medan listrik bolak-balik yang
dipakaikan (efek piezoelektrik). Kadang gelombang ultrasonik menjadi
tidak periodik yang disebut derau (noise), dimana dapat dinyatakan sebagai
superposisi gelombang-gelombang periodik, tetapi banyaknya komponen adalah
sangat besar. Kelebihan gelombang ultrasonik yang tidak dapat didengar,
bersifat langsung dan mudah difokuskan. Jarak suatu benda yang memanfaatkan
delay gelombang pantul dan gelombang dating seperti pada sistem radar dan
deteksi gerakan oleh sensor pada robot atau hewan.
Ultrasonografi
medis (sonografi) adalah sebuah teknik diagnostik pencitraan menggunakan
suara ultra yang digunakan untuk mencitrakan organ internal dan otot, ukuran
mereka, struktur, dan luka patologi, membuat teknik ini berguna
untuk memeriksa organ. Sonografi obstetrik biasa digunakan ketika masa
kehamilan. Pilihan frekuensi menentukan resolusi gambar dan penembusan ke dalam
tubuh pasien. Diagnostik sonografi umumnya beroperasi pada frekuensi dari 2
sampai 13 megahertz. Sedangkan dalam fisika istilah “suara ultra” termasuk ke
seluruh energi akustik dengan sebuah frekuensi di atas pendengaran manusia
(20.000 Hertz), penggunaan umumnya dalam penggambaran medis melibatkan
sekelompok frekuensi yang ratusan kali lebih tinggi. Ultrasonografi atau yang
lebih dikenal dengan singkatan USG digunakan luas dalam medis. Pelaksanaan
prosedur diagnosis atau terapi dapat dilakukan dengan bantuan ultrasonografi
(misalnya untuk biopsi atau pengeluaran cairan). Biasanya menggunakan probe
yang digenggam yang diletakkan di atas pasien dan digerakkan: gel berair
memastikan penyerasian antara pasien dan probe. Dalam kasus kehamilan,
Ultrasonografi (USG) digunakan oleh dokter spesialis kedokteran (DSOG) untuk
memperkirakan usia kandungan dan memperkirakan hari persalinan. Dalam dunia
kedokteran secara luas, alat USG (ultrasonografi) digunakan sebagai alat
bantuuntuk melakukan diagnosa atas bagian tubuh yang terbangun dari cairan.
Sonograf ini menunjukkan citra kepala sebuah janin dalam
kandungan.Ultrasonografi medis digunakan dalam :
a) Kardiologi
b) Endokrinologi
c) Gastroenterologi
d) Ginaekologi
e) Obstetrik
f) Ophthalmologi
g) Urologi
h) Intravascular
ultrasound
i) Contrast
enhanced ultrasound
Manfaat Gelombang Ultrasonik dalam
Kebidanan
Berkaitan dengan efek yang ditimbulkan gelombng ultrasonic
dan sifat gelombang bunyi ultra, maka gelombang ultrasonic digunakan
sebagai diagnosis dan pengobatan.
a.
Ultrasonik
sebagai Pelengkap Diagnosis
Kristal piezo electric yang bertindak sebagai transduser
mengirim gelombang ultrasonic mencapai pada dinding berlawanan, kemudian
gelombang bunyi dipantulkan dan akan diteruskan ke amplifer berupa gelombang
listrik kemudian gelombang tersebut ditangkap oleh CRT (Ossiloskop). Gambaran
yang diperoleh CRT tergantung teknik yang dipergunakan. Ada tiga macam metode
dalam memperoleh gambaran yaitu :
1)
A
skanning
Disini yang akan dicari adalah besar amplitudo sehingga
disebut A- Skannning. S= sekat Bunyi yang dihasilkan oleh piezo electric
melalui transducer akan mencapai dinding B, kemudian dipantulkan ke dinding A
dan diterima oleh transduser ( T ).
2)
B-
Skanning
B- Skanning disebut pula Bright scanning. Metode skanning
ini, banyak dipakai di klinik oleh karena metode ini bias memperoleh pandangan
atu gambaran 2 dimensi dari bagian tubuh. Prinsip B- Skanning sama dengan A-
Skanning, hanya saja pada B- Skanning transducernya digerakkan ( Moving )
sedangkan pada A- Skanning transducernya tidak digerakkan. Gerakan transducer
mula- mula akan menghasilkan echo dapat dilihat adanya dot ( dot ini disimpan
pada CRT ), kemudian transducer digerakkan kea rah lain menghasilkan echo pula
sehingga kemudian tercipta suatu gambaran 2 dimensi. Pada B- Skanning ini,
operator boleh memilih 2 metode control pada alat elektronik, untuk mencapai
nilai ambang, agar memperoleh gambaran yang dikehendakinya, maka dipakai alat
control leadinh- edge display. Untuk mengatur cahaya benderang pada
layar TV ( = CRT=Tabung Sinar Katode ) yang sebanding dengan besarnya echo atau
gema yang dihasilkan oleh transducer ultrasonic, maka dipakai alat gray-scale
display.
3)
M-
Skanning
M- Skanning atau modulation scanning ini merupakan 2 metode
yang digunakan dalam kaitan untuk memperoleh informasi gerakan alat- alat
dengan mempergunakan ultrasonic. Misalnya dalam hal mempelajari gerakan jantung
dan gerakan vulva, atautekhnik doppler yang dipergunakan untuk mengukur aliran
darah. Pada M- Scanning dimana A akan dalam keadaan stasioner sedangkan echo
yang terjadi berupa dot dari B skan.
Hal- hal yang Didiagnosis dengan Ultrasonik
Sesuai dengan metode skanning yang dipakai maka ultrasonic
dapat dipergunakan untuk diagnosis :
1) Skanning
Mampu mendiagnosis tumor otak (echo encephalo graphy),
member informasi tentang penyakit- penyakit mata, daerah atau lokasi yang dalam
dari bola mata, menentukan apakah cornea atau lensa yang opaque atau ada tumor
tumor retina.
2) B-
Skanning
a) Untuk
memperoleh informasi struktur dalam dari tubuh manusia. Misalnya hati, lambung,
usus, mata, mammae, jantung janin.
b) Untuk
mendeteksi kehamilan sekitar 6 minggu, kelainan dari uterus atau kandung
peranakan dan kasus- kasus perdarahan yang abnormal, serta treatend abortus (
abortus yang sedang berlangsung ).
c) Lebih
banyak member informasi dari pada X- Ray dan sedikit resiko yang terjadi.
Misalnya X- Ray hanya dapat medeteksi kista yang radioopaque, sedangkan B-
Skanning lebih banyak member petunjuk tentang tipe berbagai kista.
3) M-
Skanning
a) Memberi
informasi tentang jantung, valvula jantung, pericardial effusion ( timbunan zat
cair dalam kantong jantung ).
b) M-
Skanning mempunyai kelebihan yaitu dapat dikerjakan sembari pengobatan,
berlangsung untuk menunjukkan kemajuan dalam pengobatan.
b. Penggunaan
Ultrasonik dalam pengobatan
Sebagaimana telah diketahui bahwa ultrasonic mempunyai efek
kimia dan biologi maka ultrasonic dapat dipergunakan dalam pengobatan.
Ultrasonic memberi efek kenaikan temperature dan peningkatan tekanan,efek ini
timbul karena jaringan mengabsorpsi energy bunyi dengan demikian ultrasonic
dipakai sebagai diatermi atau pemanasan. Selain itu ultrasonic dapat
dipakai untuk menghancurkan jaringan ganas(kanker) sel-sel ganas akan hancur
pada beberapa bagian sedangkan didaerah lain kadang-kadang menunjukkan
rangsangan pertumbuhan, masih diselidiki lebih lanjut. Pada penderita Parkinson
penggunaan ultrasonic dalam pengobatan sangat berhasil namun sangat disayangkan
untuk memfokuskan bunyi kearah otak sangat sulit. Sedangkan pada penyakit
maniere( maniere’s disease) dimana keadaan penderita kehilangan pendengaran dan
kesetimbangan,apabila diobati dengan ultrasonic dikatakan
95% berhasil baik, ultrasonic menghancurkan jaringan dekat telinga
tengah.
Cara kerja USG
Mesin USG merupakan bagian dari USG dimana fungsinya untuk
mengolah data yang diterima dalam bentuk gelombang. Mesin USG adalah CPUnya USG
sehingga di dalamnya terdapat komponen-komponen yang sama seperti pada CPU.
b. Jenis Pemeriksaan USG
1) USG 2
Dimensi
Menampilkan gambar dua bidang (memanjang dan melintang).
Kualitas gambar yang baik sebagian besar keadaan janin dapat
ditampilkan.
2) USG 3
Dimensi
Dengan alat USG ini maka ada tambahan 1 bidang gambar lagi
yang disebut koronal. Gambar yang tampil mirip seperti aslinya. Permukaan suatu
benda (dalam hal ini tubuh janin) dapat dilihat dengan jelas. Begitupun keadaan
janin dari posisi yang berbeda. Ini dimungkinkan karena gambarnya dapat diputar
(bukan janinnya yang diputar).
3) USG 4
Dimensi
Sebetulnya USG 4 Dimensi ini hanya istilah untuk USG 3
dimensi yang dapat bergerak (live 3D). Kalau gambar yang diambil dari USG 3
Dimensi statis, sementara pada USG 4 Dimensi, gambar janinnya dapat “bergerak”.
Jadi pasien dapat melihat lebih jelas dan membayangkan keadaan janin di dalam
rahim.
4) USG
Doppler
Pemeriksaan USG yang mengutamakan pengukuran aliran darah
terutama aliran tali pusat. Alat ini digunakan untuk menilai
keadaan/kesejahteraan janin. Penilaian kesejahteraan janin ini meliputi:
a) Gerak
napas janin (minimal 2x/10 menit).
b) Tonus
(gerak janin).
c) Indeks
cairan ketuban (normalnya 10-20 cm).
d) Doppler arteri
umbilikalis.
e) Reaktivitas
denyut jantung janin.
c.
Cara Pemeriksaan Menggunakan USG
Pemeriksaan USG dapat dilakukan dengan dua cara yaitu :
a) Pervaginam
1) Memasukkan
probe USG transvaginal/seperti melakukan pemeriksaan dalam.
2) Dilakukan
pada kehamilan di bawah 8 minggu.
3) Lebih
mudah dan ibu tidak perlu menahan kencing.
4) Lebih
jelas karena bisa lebih dekat pada rahim.
5) Daya
tembusnya 8-10 cm dengan resolusi tinggi.
6) Tidak
menyebabkan keguguran.
b) Perabdominan
1) Probe USG
di atas perut.
2) Biasa
dilakukan pada kehamilan lebih dari 12 minggu.
3) Karena
dari atas perut maka daya tembusnya akan melewati otot perut, lemak baru menembus
rahim.
d. Manfaat USG
a) Trimester
I
1) Memastikan
hamil atau tidak.
2) Mengetahui
keadaan janin, lokasi hamil, jumlah janin dan tanda kehidupannya.
3) Mengetahui
keadaan rahim dan organ sekitarnya.
4) Melakukan penapisan
awal dengan mengukur ketebalan selaput lendir, denyut janin,dan sebagainya.
b) Trimester
II:
1) Melakukan
penapisan secara menyeluruh.
2) Menentukan
lokasi plasenta.
3) Mengukur
panjang serviks.
c) Trimester
III:
1) Menilai
kesejahteraan janin.
2) Mengukur
biometri janin untuk taksiran berat badan.
3) Melihat
posisi janin dan tali pusat.
4) Menilai
keadaan plasenta.
2. Fetal
Doppler
a. Pengertian
Doppler
Fetal dopler adalah alat diagnostik yang digunakan untuk
mendeteksi denyut jantung bayi yang menggunakan prinsip pantulan gelombang
elektromagnetik. Alat ini sangat berguna untuk mengetahui kondisi kesehatan
janin, dan aman digunakan dan bersifat non invasif.
b. Sejarah
Perkembangan Doppler
Prinsip doppler pertamakali diperkenalkan oleh Cristian
Jhann Doppler dari Australia pada tahun 1842. Di bidang kedokteran penggunakaan
tekhnik Doppler Ultrasound pertamakali dilakukan oleh Shigeo Satomura dan
Yosuhara Nimura untuk mengetahui pergerakan katup jantung pada tahun 1955. Kato
dan Izumi pada tahun 1966 adalah yang pertama menggunakan ociloscope pada
penggunaan Doppler Ultrasound sehingga pergerakan pembulauh darah
dapat didokumentasikan.
Pada tahun 1968 H. Takemura dan Y. Ashitaka dari Jepang
memperkenalkan penggunaan Doppler velocimetridi bidang kebidanan dengan
menggambarkan tentang spektrum Doppler dari arteri umbilikalis. Sementara itu,
di Barat penggunaann velocimetri Doppler di bidang kebidanan baru dilakukan
pada tahun1977. Pada awal penggunaan Doppler Ultrasound difokuskan pada
arteri umbilikalis, tetapi pada perkembangan selanjutnya banyak digunakan untuk
pembuluh darah lainnya.
Sedangkan untuk fetal dopler sendiri diciptakan
pada tahun 1958 oleh Dr Edward H.Hon, yakni sebuah Doppler
monitor janin atau Doppler monitor denyut jantung janin dengan
transduser genggam ultrasound yang digunakan untuk mendeteksi detak jantung
dari janin. Edward menggunakan Efek Doppler untuk memberikan stimulasi terdengar
dari detak jantung. Untuk perkembangan selanjutnya, alat
ini menampilkan denyut jantung janin per menit. Penggunaan alat ini
dikenal sebagai auskultasi doppler.
c. Aplikasi
Klinis
Aplikasi klinis dari Doppler yaitu:
1) Mendeteksi
dan mengukur kecepatan aliran darah dengan sel darah merah sebagai reflektor
yang bergerak.
2) Pada
bidang kebidanan, fungsi alat ini dispesifikkan untuk menghitung jumlah dan
menilai ritme denyut jantung bayi.
d. Diagnostik
Doppler
Pemeriksaan dengan menggunakan Doppler adalah suatu
pemeriksaan dengan menggunakan efek ultrasonografi dari efek Doppler. Prinsip
efek doppler ini sendiri yaitu ketika gelombang ultrasound ditransmisikan
kearah sebuah reflektor stationer, gelombang yang dipantulkan memiliki
frekuensi yang sama. Jadi, jika reflektor bergerak kearah transmiter, frekuensi
yang dipantulakn akan lebih tinggi, sedangkan jika reflektor bergerak menjauhi
maka frekuensi yang dipantulkan akan lebih rendah. Perbedaan antara frekuensi
yang ditransmisikan dan yang diterima sebanding dengan kecepatan bergeraknya
reflektor menjauhi atau mendekati transmiter. Fenomena ini dinamakan efek
Doppler dan perbedaan antar frekuensi tersebut dinamakan Doppler shift.
Fetal Doppler hanya menggunakan teknik auskultasi tanpa
teknik pencitraan seperti pada velocimetri Doppler maupun USG. Untuk
fetal Doppler, agar bisa menangkap suara detak jantung, transduser
ini memancarkan gelombang suara kearah jantung janin. Gelombang ini dipantulkan
oleh jantung janin dan ditangkap kembali oleh transduser. Jadi, transduser
berfungsi sebagai pengirim gelombang suara dan penerima kembali gelombang
pantulnya (echo). Pantulan gelombang inilah yang diolah oleh Doppler menjadi
sinyal suara. Sinyal suara ini selanjutnya diamplifikasikan. Hasil terakhirnya
berupa suara cukup keras yang keluar dari mikrofon. Dengan alat ini energi
listrik diubah menjadi energi suara yang kemudian energi suara yang dipantulkan
akan diubah kembali menjadi energi listrik. Pada velocimetri Doppler maupun
USG, pencitraan yang diperoleh dan ditampilkan pada layar adalah gambaran yang
dihasilkan gelombang pantulan ultrasound.
Fetal Doppler memberikan informasi tentang janin
mirip dengan yang disediakan oleh stetoskop janin . Satu keuntungan
dari fetal Doppler dibanding dengan stetoskop janin (murni akustik) adalah
output audio elektronik, yang memungkinkan orang selain pengguna untuk
mendengar detak jantung. Fetal dopler juga mempermudah seorang bidan dalam
menghitung denyut jantung janin tanpa harus berkonsentrasi penuh dalam
menghitung DJJ.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar