Sabtu, 22 April 2017

kebudayaan kalimantan tengah



KEBUDAYAAN KALIMANTAN TENGAH

A.     RUMAH ADAT BETANG (RUMAH PANJANG)



 



                                                                                                                                                    

Rumah adat kalimantan tengah dinamakan rumah betang, bentuk rumahnya panjang, bawah kolongnya digunakan untuk pertenun dan menumbuk padi dan dihuni oleh lebih kurang 20 kepala keluarga. Rumah terdiri dari 6 kamar antara lain untuk penyimpanan alat-alat perang, kamar untuk pendidikan gadis, tempat sesajian, tempat upacara adat dan agama, tempat penginapan dan ruang tamu, pada kiri-kanan ujung atap dihiasi tombak sebagai penolak mara bahaya. 

B.     PAKAIAN ADAT

    Pakaian adat pria kalimantan tengah berupa kepala berhiaskan bulu-bulu enggang, rompi dan kain-kain yang menutup bagian bawah badan sebatas lutut. Sebuah tameng kayu hiasan yang khas bersama mandaunya berada ditangan. Perhiasan yang dipakai berupa kalung-kalung manik dan ikat pinggang.
Untuk wanitanya memakai baju rompi dan kain (rok pendek), tutup kepala berhiaskan bulu-bulu enggang, kalung manik, ikat pinggang dan beberapa gelang tangan. 

C.     TARI-TARIAN DAERAH KALIMANTAN TENGAH

Tari manasai adalah salah satu tarian penyambutan tamu yang datang ke kalimantan tengah. Tarian ini biasa disebut sebagai tarian selamat datang dari kalimantan tengah. Dalam tarian ini melambangkan kegembiraan masyarakat dalam menyambut para tamu atau wisatawan yang datang.

D.     UPACARA TIWAH



                                                                              







Upacara ini merupakan upacar penghantar kerangka jenazah ke tempat peristirahatan yang terakhir, tradisi ini hanya dilakukan oleh suku dayak yang ada dikalimantan tengah. Upacara tiwah yaitu prosesi menghantarkan roh leluhur sanak saudara yang telah meninggal dunia ke alam baka dengan cara menyucikan dan memindahkan sisa jasad dari liang kubur menuju sebuah tempat yang bernama sandung. Upacara adat tiwah sering dijadikan objek wisata karena unik dan khas, banyak para wisatawan manca negara tertarik pada upacara ini yang hanya dilakukan oleh warga dayak kalteng.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar